Mengenal Jenis Tari Tradisional: Properti Tari| Pengertian | Sejarah | Fungsi | Tujuan Tari | dan kesenian lainnya

Properti Tari Merak beserta penjelasannya

Advertisement
Apa saja properti yang digunakan oleh penari tari merak jawa barat? Tarian kreasi baru yang pertama kali diperkenalkan oleh R. Tjetjep Somantri memang tergolong jenis tari modern nan indah. Sejarah dari tarian ini tentu saja erat kaitannya dengan burung merak yang terkenal akan keindahan bulu-bulunya. Sekilas properti yang dikenakan oleh para penari cukup mewah dan glamour, berikut penjelasan tentang properti tari merak.

Sejak kemunculan nya tahun 1950 tarian ini memang beberapa kali mendapat sentuhan inovasi dan penyempurnaan. Tercatat sebanyak 3 kali koreografi tarian ini mendapat pembaharuan oleh Irawan Durban. Tak heran jika kehadirannya saat ini cukup menarik untuk disaksikan karena keunikan serta koreografi yang tergolong modern mengikuti perkembangan zaman. Kembali ke topik pembahasan mengenai properti tarian ini tergolong sangat banyak mulai dari kostum hingga pernak pernik yang mendukung sempurna nya koreografi di atas panggung. Adapun properti yang biasa dikenakan oleh para penari merak diantaranya adalah sbb:
properti-tari-merak

Bagian kepala

Mahkota

Mahkota yang dikenakan oleh penari merak disebut juga dengan nama siger, keunikan terlihat dari asesories yang terdapat di dalamnya yakni berupa payet atau pernik dengan bermacam warna sehingga menimbulkan warna glamour ketika terkena sinar layaknya bulu merak.

Mayoritas warna yang digunakan dalam payet tersebut memiliki keserasian dengan baju atau kostum yang dikenakan oleh penari.

Hiasan Telinga

Jika kita perhatikan properti tari merak yang dikenakan di bagian telinga para penari ini hampir menyerupai ornamen yang terdapat dalam kostum pewayangan. Jika dilihat secara umum properti yang bernama sesuping ini masih menjadi pelengkap Mahkota, hal ini bisa dilihat dari corak dan pernik yang digunakan secara keseluruhan merupakan satu paket baik warna maupun bahannya.

Hiasan sanggul

Pelengkap yang satu ini dikenakan di bagian belakang rambut para penari tari merak. Secara pernik ini menggambarkan burung merak jantan. Sebagian orang juga menyebut properti ini dengan nama garuda mungkur.

 Bagian Badan

Secara umum terdapat 5 properti yang melekat sebagai kostum pada bagian tubuh penari, adapun kelima jenis pelengkap tersebut yakni sebagai berikut.

Penutup dada

Penari tari merak mengenakan kain layaknya kemben sebagai busana penutup bagian dada, kain kemben ini melingkar di bagian tubuh dari dada sampai bawah perut. Jenis dari penutup dada ini memang cukup beragam, beberapa jenis ada yang dilengkapi dengan tali sebagai pengaman agar tidak melorot, namun ada pula busana tanpa tali. Sebagaimana tema dari tarian ini tentu saja pernik berwarna-warni menghiasi kostum ini.

Apok

Jika teman-teman sudah membaca kostum tari jaipong dan properti yang digunakan dalam pertunjukan jaipongan tentu sudah tahu apa itu apok. Apok merupakan kain penutup yang berbentuk melingkar yang dikenakan oleh penari sebagai penutup leher hingga ke bagian dada.

Guna mendukung koreografi, apok yang dikenakan juga dihiasi dengan ornamen khas da terlihat sangat indah dilihat mata.

Sayap

Jika dalam tari jaipong kita mengenal sampur semacam selendang yang dikaitkan di leher kalau pada tarian merak kita mengenal sayap. Jika dilihat secara keseluruhan sayap ini menjadi ciri utama yang membedakan kostum tari merak dengan busana tarian lain.

Keindahan serta keunikannya terlihat dari ornamen berwarna-warni dengan motif menyerupai bulu burung merak. Dalam pementasan nanti sayap ini memiliki peran penting yang menggambarkan bahwa tarian ini melambangkan seekor burung merak.

Selain ketiga bagian utama dalam busana yang melekat pada tubuh para penari masih ada lagi yakni sabuk sebagai penutup pinggang dan sampur.

Bagian Bawah 

Sebagai penutup bagian bawah atau kaki, para penari menggunakan busana berbentuk rok dengan motif yang didesain sedemikian rupa agar serasi dengan seluruh properti. Tak lupa ornamen-ornamen yang menghiasi kain tersebut juga dibuat semirip mungkin dengan bulu burung merak.

Sebagai properti pendukung, gelang dan kilat bahu juga dikenakan oleh para penari yang menambah keindahan. Demikian penjelasan tentang properti tari merak kesenian dari daerah Jawa Barat semoga bermanfaat.
Advertisement
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Properti Tari Merak beserta penjelasannya