Mengenal Jenis Tari Tradisional: Properti Tari| Pengertian | Sejarah | Fungsi | Tujuan Tari | dan kesenian lainnya

Unsur Dasar Tari beserta Penjelasannya

Advertisement
Apa saja unsur dasar tari? Meskipun pertanyaan tersebut terlihat sepele namun sedikit membingungkan karena selain unsur-unsur dasar dalam sebuah tarian kita juga mengenal unsur pendukung. Hal inilah yang banyak mengecoh kita sehingga salah atau justru terbalik dalam mengartikannya. Untuk memberikan kejelasan terkait dengan materi unsur-unsur tari berikut kita sampaikan dalam artikel singkat.

Suatu gerakan dapat dikatakan sebagai suatu seni tari jika kesenian tersebut memenuhi beberapa syarat atau aspek. Adapun unsur dasar yang terdapat dalam seni tari yakni sebagai berikut:
  • Wiraga
  • Wirama
  • Wirasa
unsur-dasar-tari
Ketiga unsur di atas merupakan ketiga aspek yang harus dimiliki oleh sebuah tarian. Selain ketiga aspek tersebut tentu masih ada beberapa ketentuan sebuah kesenian dapat dikatakan sebagai tarian yang kemudian kita kenal sebagai unsur pendukung tari  yang terdiri dari gerakan, iringan, busana, tata rias, properti dan lain sebagainya yang akan kita bahas dalam kesempatan berikutnya.

Untuk memahami lebih lanjut mengenai ketiga aspek sebagai unsur dasar tarian di bawah ini merupakan penjelasannya.

Wiraga

Menurut wiktionary wiraga bermakna “dasar wujud lahiriah badan beserta anggota badan yang disertai keterampilan gerak” yang terdapat dalam sebuah tarian. Aspek ini dapat dengan jelas kita lihat dari gerakan tari.

Dengan kata lain wiraga dapat diartikan sebagai gerakan atau peragaan dari keseluruhan anggota badan yang dilakukan oleh sang penari. Wiraga juga bisa dibilang menjadi dasar unsur-unsur tari.

Keterampilan gerak bagian tubuh ini sangat beragam macamnya mulai dari gerakan tangan, gerakan bahu, kepala, perut, pinggul, kaki dan gerakan anggota badan yang lainnya.

Seluruh tarian di Nusantara tentunya memiliki ciri utama tersebut sehingga kesenian itu kemudian masuk ke dalam kategori seni tari.

Wirama

Unsur dasar tari yang kedua yakni “wirama”. Kata wirama memiliki arti “irama/ berirama”, jika dikaitkan dengan sebuah tarian tentu dapat kita maknai sebagai gerakan berirama atau gerakan harmonis yang dilakukan ole sang penari. Dengan kata lain wirama adalah pola yang diciptakan untuk memenuhi gerakan yang harmonis. Salah satu fungsi dari wirama yakni mengatur jenis dan tempo gerakan dalam sebuah tarian.

Secara umum jenis wirama dapat kita bedakan menjadi dua yakni wirama ajeg dan wirama bebas.

Wirama ajeg

Wirama ajeg atau juga disebut dengan wirama tandak merupakan sebuah  pola tarian dimana gerakan-gerakan dalam tari tersebut dilakukan secara berulang.

Jika kita ibaratkan sebagai sebuah lirik lagi, wirama ajeg ini dapat kita gambarkan menjadi “reff” sebuah lirik lagu dimana penyajiannya dilakukan secara berulang-ulang dan teratur.

Wirama ajeg/ tandak ini termasuk pola tari yang mudah disusun sekaligus mudah ditirukan oleh orang lain. Gerakan yang berulang memungkinkan orang lain untuk menirukan secara cepat setelah melihatnya.

Wirama bebas

Wirama bebas merupakan kebalikan dari wirama tetap yakni pola tarian yang bersifat dinamis serta tidak selalu memiliki gerakan berulang. Tak heran jika jenis tarian dengan aspek ini menjadi agak sulit untuk dilakukan tanpa adanya latihan.

Wirasa

Wirasa dalam seni tari adalah suatu penghayatan dari gerakan-gerakan yang dilakukan oleh penari untuk menggambarkan perasaan seperti ketegasan, kelembutan, kesedihan, maupun kegembiraan.

Aspek wirasa secara jelas dapat kita lihat dalam pertunjukan tari seperti tari gatotkaca gandrung, tari kecak, tari saman, dan lain sebagainya.

Nah dengan membaca uraian di atas tentu kita dapatkan sebuah kesimpulan bahwa tarian memiliki 3 aspek utama yakni wirasa, wiraga, dan wirama yang wajib dimiliki sementara itu kita juga masih mengenal unsur pendukung tari yang terdiri dari gerakan, busana, rias, iringan dan lain sebagainya yang akan kita bahas dalam lain kesempatan.

Semoga penjelasan unsur dasar tari di atas dapat membantu kita dalam belajar seni tari baik sebagai referensi pembuatan makalah maupun tugas khususnya terkait dengan materi unsur-unsur tari.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Unsur Dasar Tari beserta Penjelasannya