Mengenal Jenis Tari Tradisional: Properti Tari| Pengertian | Sejarah | Fungsi | Tujuan Tari | dan kesenian lainnya

Kostum Tari Topeng Cirebon Dari Kepala Hingga Kaki

Advertisement
Seni Tari - Sebelum lebih jauh mempelajari Kostum Tari Topeng Cirebon sedikit kami ingatkan kembali jika kesenian topeng cirebon memiliki berbagai jenis. Dalam pertunjukannya sendiri tarian yang banyak dikenal oleh masyarakat Cirebon ini memiliki makna dalam menggambarkan perwatakan manusia.

Dari sekian banyak jenis tari topeng cirebon setidaknya terdapat 4 jeni yang hingga kini sangat populer di kalangan masyarakat. Keempat tarian yang populer tersebut ialah Tari Topeng Panji, Samba, Tumenggung, dan Topeng Kelana. Jika teman-teman ingin mempelajari lebih detail tentang keempat jenis tarian topeng tersebut bisa kembali membuka halaman Sejarah Tari Topeng Cirebon Beserta Jenisnya.

Kembali ke topik pembahasan kali ini kita akan sedikit menyinggung mengenai Kostum Tari Topeng Cirebon yang menjadi ciri khas dari kesenian tradisional ini. untuk mempermudah dalam mempelajari bagian-bagian busana dalam pementasan tari topeng cirebon bisa kita bagi menjadi 3 bagian yakni bagian atas, bagian tengah, dan bagian bawah. Berikut penjelasan mengenai ketiga bagian tersebut.

Bagian Atas

Pada bagian atas para penari tari topeng mengenakan beberapa properti dan pernik yang termasuk ke dalam kostum atau busana tari. Topeng adalah salah satu peranti wajib yang mencirikan jika tarian tersebut merupakan tari topeng. Uniknya topeng ini dikenakan oleh para penari dengan cara digigit pada sebuah karet atau bantalan yang tepat berada di sisi dalam dari piranti tersebut.

Sementara ini sebagai penutup kepala para penari mengenakan kupluk yakni tutup kepala semacam surban yang menyerupai jamangan dan di dalamnya terdapat beberapa pernik sebagai hiasan. Selain itu di para penari juga mengenakan sumping yang diselipkan di bagian telinga kanan dan kiri.
Jadi jika kita lihat secara sekilas kostum bagian atas Tari Topeng Cirebon mirip dengan properti atau busana pada kesenian wayang orang.

Bagian Tengah

Sebagai penutup tubuh para penari mengenakan baju kurung lengan pendek yang biasanya berwarna mencolok seperti merah dan kuning dan dihiasi dengan aneka hiasan dari benang layaknya kain bordir.

Keunikan Kostum Tari Topeng Cirebon juga terdapat di bagian tengah, salah satunya yakni adanya sebuah dasi yang dikenakan setelah pemain memakai Mongkron. Mongkron sendiri merupakan penutup dada yang dikenakan pada bagian bahu hingga ke pinggang.

Tak ketinggalan kain panjang guna mendukung gerakan tari topeng atau yang akrab disebut dengan nama “Sampur” juga turut menghiasi bagian pinggang sang penari. Selain busana yang telah kita sebutkan pernik lain yang dikenakan oleh para penari pada bagian badan yakni keris.

Bagian Bawah

Kostum bagian bawah dimulai dengan memakai celana sepertiga (di bawah lutut) dengan warna senada dengan baju yang dikenakan. Untuk mengencangkan celana penari juga mengenakan ikat pinggang atau stagen pada bagian pinggang yang nantinya juga berguna sebagai tempat menyelipkan keris. Beberapa penari biasanya juga mengenakan kaos kaki berwarna putih sebagai alas kakinya.

Nah ketiga bagian Kostum Tari Topeng di atas merupakan ciri yang identikan dalam pertunjukan kesenian tradisional dari cirebon ini. Beberapa pernik lain juga terkadang dikenakan sebagai penghias seperti gelang tangan dan kaki.
Advertisement
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Kostum Tari Topeng Cirebon Dari Kepala Hingga Kaki