Mengenal Jenis Tari Tradisional: Properti Tari| Pengertian | Sejarah | Fungsi | Tujuan Tari | dan kesenian lainnya

Properti Tari Tor Tor dari Busana Hingga Tutup Kepala

Advertisement
Sudah pada tahu kan kalau tari Tor Tor merupakan kesenian dari daerah Batak? Ya, hampir serupa dengan kesenian tari tradisional dari wilayah lain seseorang yang berperan sebagai penari Tor Tor akan mengenakan busana dan properti khas yang mencirikan dari kesenian tersebut. Properti Tari Tor Tor bisa dibilang cukup umum dikenakan oleh para penari yang membedakannya yakni bentuk serta bahan properti tersebut.

Meski cukup banyak jenis tarian batak ini namun terdapat 2 jenis tarian yang sering dimainkan atau dilakukan oleh masyarakat batak yakni Tor Tor Pangurason dan Tor Tor Sapitu Cawan. Tarian Panguason biasa dilakukan menjelang adanya upacara pesta desa yang ditujukan meminta keberkahan agar acara pesta dapat berjalan dengan lancar. Sementara Tor Tor Sapitu Cawan dahulu dilakukan dalam acara pelantikan atau penobatan putra mahkota menjadi Raja. Bagi teman-teman yang belum mengetahui asal usul tarian ini dapat menyimak ulasan sebelumnya tentang Sejarah Tari Tor Tor. Kembali ke pokok bahasan Properti Tari Tor Tor terdiri dari beberapa bagian yakni penutup kepala, baju dan selendang, serta atribut khas berupa cawan maupun tas anyam, berikut penjelasannya.

Properti Tari Tor Tor dari Busana Hingga Tutup Kepala

Tutup Kepala

Pada bagian atas penari mengenakan tutup kepala atau ikat kepala yang terbuat dari kain ulos. Ikat kepala ini dipakai melingkar pada kepala para penari dimana sebagai hiasannya biasanya terdapat pernak-pernik berupa bunga-bunga terbuat dari kuningan ataupun yang menggantikannya. Jika para penari terdiri dari para wanita biasanya selain tutup kepala akan ada properti tambahan berupa tusuk konde untuk menambah kecantikan.

Baju dan Selendang

Meski tidak selalu sama namun mayoritas baju yang dikenakan oleh penari tari Tor Tor berbentuk kemben yang kemudian ditutup dengan luaran menyerupai rompi dan dihiasi dengan bordir dari benang berwarna emas. Corak dari bordiran ini cukup banyak dan tidak ada ketentuan di dalamnya.
Baca Juga: Busana Tari Legong
Selain busana para penari juga akan melengkapi diri dengan kain ulos berbentu selendang. Selendang ini digunakan dengan cara di selempangkan dari bahu hingga menjulur ke bawah sebatas betis kaki. Untuk menahan selendang agar tidak mengganggu gerakan biasanya akan ditambah dengan kain sebagai ikat pinggang.

Cawan/ Mangkok Kecil

Khusus dalam pertunjukan tari Tor Tor Sapitu Cawan para penari juga menggunakan cawana tau mangkok kecil sebagai properti tarian. Cawan berperan sebagai pendukung saat penari melakukan gerakan tarian yang bisa diletakkan di bagian tubuh penari mulai dari telapak tangan, lengan hingga di atas kepala.

Tas Anyaman

Jika cawan merupakan properti Tor Tor Sapitu Cawan berbeda lagi dengan jenis Tor Tor Tandok yang membutuhkan atribut lain berupa tas anyaman. Meski tidak sejak awal tas ini digunakan sebagai properti tari, namun menjelang pertunjukan usai tas anyaman akan menjadi atribus yang dimainkan seiring gerakan tari hingga usai.

Demikian sedikit penjelasan tentang Properti Tari Tor Tor semoga dapat menambah wawasan kita tentang salah satu kesenian dari Batak Sumatera Utara. Bila ada yang dirasa kurang atau perlu perbaikan jangan sungkan untuk menambahkan melalui kotak komentar ya?
Advertisement
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Properti Tari Tor Tor dari Busana Hingga Tutup Kepala