Mengenal Jenis Tari Tradisional: Properti Tari| Pengertian | Sejarah | Fungsi | Tujuan Tari | dan kesenian lainnya

Tari Lilin Sumatera Barat, Dari Sejarah hingga Properti yang Digunakan

Advertisement
Seni Tari - Tari lilin adalah tarian tradisional dari Sumatera Barat yang sudah ada sejah dulu kala. Tarian ini tergolong ke jenis tari kelompok yang terdiri dari sejumlah penari dan mengenaikan beberapa properti unik. Keunikan dari properti inilah yang menjadi ciri khas dari tari lilin. Pertunjukan nan ranjak memperlihatkan keanggunan para penari dalam memainkan tarian yang identik dengan properti berupa piring dan lilin. Dalam perkembangannya jenis kesenian tradisional asal Sumatera Barat ini dipertunjukkan dengan diiringi musik klasik.

Untuk mengetahui bagaiaman sejarah tari lilin dan properti apa saja yang terdapat di dalamnya silah lanjutkan menyimak uraian di bawah ini.

properti-tari-lilin

Sejarah Tari Lilin

Berbicara mengenai sejarah tarian tradisional masyarakat Sumatera Barat yang satu ini tidak dapat kita lepaskan dari masa kerajaan pada masa lalu. Beberapa sumber menyatakan jika tari lilin telah ada sejak masa kejayaan kerajaan Pagaruyung sekitar abad ke-13. Di lain sisi terdapat cerita rakyat yang dikaitkan dengan sejarah tari lilin sumatera barat.

Dalam cerita rakyat disebutkan bahwa pada masa lalu terdapat kisah asmara antara dua sejoli di sebuah pedesaan di wilayah Sumatera Barat. Untuk membuktikan niatannya sang pria meminang kekasihnya dengan sebuah cincin berlian. Singkatnya guna mewujudkan rumah tangga yang mereka idamkan rupanya si pria belum cukup modal untuk menggelar sebuah pesta perkawinan. Oleh sebab itu sang pria pun memilih untuk mencari harga guna menikahi sang pujaan hati dengan berdagang ke tanah rantau.

Sementara itu si wanita yang tinggal di desa mengalami musibah yang tak pernah terbayangkan sebelumnya yakni cincin bukti suci cinta sang kekasih raib dari jari mainsnya. Kesedihan yang mendalam membuat si wanita berusaha sekuat tenaga mencari cicin tunangan tersebut dengan menggunakan nyala lilin yang ditempatkan di sebuah piring. Hingga larut malam sang wanita tidak berhenti mencari perhiasan yang sangat berharga bagi hubungannya dengan kekasihnya tersebut. Berbagai usaha mulai dari memutar di sekeliling pekarangan hingga terkadang harus merunduk dan untuk menerangi tanah di sekitarnya. Sejak itulah diyakini sebuah tarian dengan properti utama berupa piring dan lilin tercipta.

Properti Tari Lilin

Sebagaimana yang telah kita singgung di atas terdapat 2 properti utama dalam kesenian tari lilin yakni lilin dan piring. Berikut penjelasannya:

Lilin dan Piring

Sebagaimana nama tarian tersebut secara jelas kita ketahui jika lilin menjadi properti utama para penari dalam mempertunjukkan kepiawaiannya. Dengan nyala lilin di atas piring para penari akan memainkan tangannya melenggok dan memutar layaknya gerakan tari pada umumnya.

Keuinikan terdapat pada nyala lilin yang tetap menyala di sepanjang pertunjukan berlangsung. Untuk menyiasati hal tersebut para pemain mempertahankan piring yang mereka pegang agar tetap datar dan terhindar dari terpaan angin.

Selain properti di atas ciri dari pertunjukan tarian tradisional asal Sumatera Barat tersebut terdapat pada kostum yang dikenakan. Adapun kostum yang dikenakan oleh para penari berupa pakaian adat minangkabau beserta kelengkapannya seperti tutup kepala. Dalam perkembangannya para penari tari lilin juga kerap mengenaikan pernik hiasan yang melingkar di pergelangan tangan dan kaki mereka. Demikian uraian singkat tentang tari lilin Sumatera Barat dari sejarah hingga properti yang digunakan.
Advertisement
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Tari Lilin Sumatera Barat, Dari Sejarah hingga Properti yang Digunakan